30 Soal dan Jawaban PAS Sastra Indonesia SMA Kelas XI Semester Ganjil

Artikel berikut membahas 30 Soal dan Jawaban PAS Sastra Indonesia SMA Kelas XI Semester Ganjil
30 Soal dan Jawaban PAS Sastra Indonesia SMA Kelas XI Semester Ganjil


Kutipan cerpen berikut untuk soal nomor 1 dan 2

Bacalah penggalan cerpen berikut dengan cermat !
“Bangsat, siapa kau !”
Haji Basuni membentak dan ketika menajami mukaku dengan geramnya, ia hendak mengcengkeram aku. Setengah takut, aku mundur dan menjawab.
“Aku teman Umi dan Latifah.” Dan tiba- tiba,benciku timbul terhadap haji itu.
“Tapi, aku larang kau dekati mereka. Mengerti, anak lapar ?”
Betapa tersinggungku mendengar kata-kata terakhir haji itu. Tapi, aku tak berani dan tak
bisa berbuat apa apa selain kecut dan mendongkol.
Sesudah haji itu meninggalkan aku dan baru saja aku melangkah, dari rumah Umi, terdengar suara gaduh diiringi tangis perempuan, dan itu suara Umi. Ia melolong-lolong dalam sela bentak dan rotan, mungkin bersama kakaknya.
1. Watak tokoh Haji Basuni dalam cerpen tersebut adalah . . . .

  1. Keji, tetapi sangat sayang kepada anaknya.
  2. Berwibawa dan tegas dalam bersikap.
  3. Kejam dan kasar dalam berucap dan bertindak.
  4. Bijaksana, tetapi keras dalam bertindak.
  5. Kejam dan sangat disiplin.


2. Pendeskripsian watak tokoh dalam penggalan cerpen di atas dilakukan dengan cara . . . .
  1. Tanggapan tokoh lain dan dialog antar tokoh
  2. Tanggapan tokoh lain dan lingkungan tokoh.
  3. Dialog antartokoh dan pikiran-pikiran tokoh
  4. Deskripsi ciri fisik dan tanggapan tokoh lain.
  5. Deskripsi gerak-gerik dan lingkungan tokoh .

Kutipan berikut untuk soal nomor 3 sampai dengan 4
Cermatilah kutipan cerpen berikut !
Si Kakek berdiri di ambang pintu. Ia sedang menunggu menantunya datang dari pasar membeli kembang. Sudah dari tadi ia berdiri di situ dan menentunya belum juga datang- datang. Sekarang hari Jumat, pergi sekira jam delapan dan si kakek akan pergi ke kuburan. Di sebelah utara di atas kaki sebuah bukit, di situ istrinya terbaring di dalam bumi. Itu satu setengah bulan yang lalu sebagai satu permulaan, dan permulaan itu akan berakhir hingga Tuhan membangkitkan kembali manusia-manusia dari liang kubur.

3. Sudut pandang cerita tersebut adalah….
  1. orang pertama
  2. orang kedua
  3. orang ketiga
  4. orang pertama tunggal
  5. orang kedua jamak

4. Nilai yang terkandung pada kutipan cerpen tersebut adalah….
  1. moral
  2. estetika
  3. budaya
  4. Agama
  5. Pendidikan
Kutipan berikut untuk soal nomor 5 sampai dengan 6.
Cermatilah kutipan cerpen berikut !
Tuan putri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah lalu mengundurkan diri mengingsut ke belakang perlahan-lahan.
Bangkitlah Mak Inang lalu duduk di tepi tilam tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di surau Tuan Putri itu. ( penggalan cerita klasik )
Aku membaca tulisan yang berjudul Psychology. Ia tampak malu, menghindari pertanyaan tanpa kata terucap, tipe seorang ibu yang baik.
“Aku suka kau tidak merokok atau tidak minum-minum keras.”
“Itu tidak bisa dikatakan jelek.:”
“Yah, mungkin aku lupa menghentikannya.”
Aku berharap ia tidak memikirkan hal itu.

5. Unsur intrinsik yang sama dari kedua penggalan cerita di atas adalah . . . .
  1. Sudut pandang: sama-sama menggunakan sudut pandng orang pertama.
  2. Amanat : menyampaikan pesan agar menjadi sama-sama orang yang berguna
  3. Tema : sama-sama bertema kesetiaan.
  4. Alur : sama-sama beralur maju
  5. Latar : sama-sama terjadi di lingkungan keluarga dengan suasana riang.

6. Nilai kehidupan yang terdapat pada kedua cerita di atas adalah . . . .
  1. nilai sosial
  2. nilai moral
  3. nilai budaya
  4. nilai agama
  5. nilai pendidikan
Cermatilah kutipan cerpen berikut !
“ Diam! Aku tahu apa yang harus kulakukan. Kau lihat Fajar sekarang hidupnya senang, ia memimpin perusahaan, gaji besar, istri baik, penurut. Nah, apa lagi kurangnya? Itu karena menuruti saran petunjukku. Damar, sekarang jadi insinyur sukses, istrinya cantik. Apa aku salah memilih jalan hidupnya?” Bapak menatap padaku. “Dulu kau menentangku masuk fakultas kedokteran. Sekarang apa ? menjadi seniman ? Sepanjang hari melukis, melamun, memikirkan ide gila.”

7. Nilai moral yang tidak sesuai dengan penggalan cerpen tersebut adalah . . . .
  1. Orang tua selalu berkeinginan agar anaknya hidup bahagia dengan materi yang berkecukupan.
  2. Termasuk sikap tidak sopan jika anak menjawab kata-kata orang tua yang sedang marah.
  3. Seniman dipandang rendah karena dianggap hanya melamun, memikirkan ide gila.
  4. Anak harus mendengarkan saran dan petunjuk yang sudah diberikan orang tua, sekalipun bertentangan.
  5. Merendahkan profesi seniman yang cenderung berontak melawan kehendak orang tua.
Cermatilah kutipan cerpen berikut !
Cerita kedua tentang “ngopet” yang mengerikan, yakni cara memperoleh kekayaan dengan mengorbankan manusia dalam waktu tertentu. Korban-korban itu dipersembahkan secara tersamar. Ada yang selalu mengorbankan bujangnya atau pembantu sehingga setiap ganti pembantu, selalu penggantinya meninggal.

8. Unsur budaya yang dibahas dalam penggalan cerita di atas adalah . . . .
  1. perekonomian
  2. pengorbanan
  3. Keagamaan
  4. ketakhayulan
  5. Pendidikan
Cermatilah cuplikan cerita berikut untuk nomor 9 s.d. 12.
“Perusahaan itu tumpuan hidup kita. Kamu tidak perlu mencampuri urusanku di sana karena kehancuran perusahaan berarti kehancuran hidup kita,” kataku pelan namun tajam.
“Ya, memang perusahaan itu yang membuat kita jaya dan kaya raya. Tetapi ingat Ma, itu bukan hasil kerja Mama. Para buruh itulah tulang punggungnya. Dan selama ini Mama dengan atas nama perusahaan telah memeras tenaga mereka tanpa imbalan yang sepadan,”teriak Neyna lantang.
Aku meradang.”Kalau tak suka dengan cara kerjaku, jangan makan dari hasil kerjaku. Pergi,carilah makan sendiri atau tetap tinggal di sini dan kunci mulutmu!”
Diluar dugaan, benar-benar di luar dugaan,Neyna menerima tantanganku. Dia memilih keluar dari rumah. Meninggalkan kehidupan yang tak ada kurangnya ini dan menggantinya dengan kehidupan liar. Kehidupan yang serba tak tentu. Tidur di manapun dan makan dari siapa pun. Entah seperti apa tepatnya, aku tak bisa membayangkan.

9. Kalimat membuktikan Neyna seorang yang keras hati adalah….
  1. Dia meninggalkan rumahnya
  2. Dia tidak menyusahkan ibunya
  3. Tidak menumpang hidup
  4. Tidak mau jadi tulang
  5. Suka hidup menyendiri

10. Mengapa Ibu Neyna marah kepada Neyna ketika Neyna ikut campur dalam urusan perusahaan?
Jawaban yang sesuai dengan isi kutipan cerita tersebut adalah….
  1. Si Ibu yang mendirikan perusahaan itu
  2. Neyna masih di anggap masih kecil
  3. Khawatir perusahaan mereka hancur
  4. Si Ibu khawatir Neyna merebutnya
  5. Perusahaan itu tumpuan hidup si Ibu

11. Konflik pada diri Neyna adalah….
  1. Perasaan benci dirinya
  2. Rasa dendam terhadap buruh
  3. Merasa berat hidup dan kehidupannya
  4. Perlawanan buruh kepada majikannya karena sering ditekan
  5. Seorang anak balas dendam terhadap perlakuan orang tuanya

12. Hal yang diungkapkan dalam kutipan cerita juga terjadi dalam kehidupan nyata adalah…..
  1. Seorang anak yang mencampuri urusan keluarga orang tuanya
  2. Perusahaan memeras tenaga buruh tanpa imbalan yang sepadan
  3. Orang tua yang membebaskan anaknya belajar hidup sendiri
  4. Perlawanan buruh kepada majikannya karena sering ditekan
  5. Seorang anak balas dendam terhadap perlakuan orang tuanya
Cermatilah cuplikan drama berikut untuk nomor 13 s.d. 14.
Aksan : Ibu, hari ini kita bisa makan enak!(Aksan berteriak kegirangan sambil Menemui Ibunya)
Ibu Zahra : (Bu Zahra menghapiri anaknya) Ada apa,San jadi Ibu terkejut. Aksan,lihat Bu, Aksan menemukan dompet di jalan uangnya banyak sekali,pokoknya hari ini kita makan besar
Ibu Zahra : Aksan kita memang orang miskin,tapi uang itu kan bukan milik kita. Kamu harus mengembalikannya. Orang yang kehilangan dompet itu pasti merasa sedih,coba lihat ada KTP nya tidak?
Aksan : (Sedih) Ini Bu!”
Bu Zahra : ( Menatap Aksan tajam) Ya, Sekarang kembalikan uang itu ya!”
Aksan : ( ragu-ragu dan enggan) Tapi, bu kita bisa makan enak dengan uang ini, kita kan tak pernah akan enak.
Bu Zahra : Aksan, ini bukan uang kita. Kamu harus segera mengembalikan kepada pemiliknya.
Aksan : (Dengan berat hati) Baiklah Bu
Bu Zahra : …….

13. Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang di akhir dialog tersebut adalah…..
  1. (Menghampiri Aksan) Jangan sedih, itu bukan milik kita
  2. (Meninggalkan Aksa) Ya,terserah kamulah,Aksa
  3. (Tersenyum) Ya,silakan kamu ambil separo saja saya ya
  4. (Marah dan memukul) anak tidak jujur, ayo kembalikan.
  5. (Sedih) Ya,coba uang ini tidak dikembalikan

14. Masalah yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang di akhir dialog tersebut adalah….
  1. Ketulusan hati seseorang mengembalikan benda yang ditemukannya kepada pemiliknya
  2. Keengganan seseorang mengembalikan benda yang ditemukannya kepada pemiliknya
  3. Keberanian seseorang mengambil benda milik orang lain secara terang-terangan
  4. Pertengkaran yang berakhir tidak baik antara seorang anak dengan orang tuanya
  5. Perjuangan seseorang untuk mendapatkan sesuatu yang hampir menjadi miliknya
Cermatilah cuplikan cerita berikut untuk nomor 15 s.d. 17.
Sirna
Gelap sudah
Tempat yang kutuju tak tampak lagi Tak bisa kugapai
Kini,kusebatang kara Sandaran tiada
Sirna pergi bersama bunda tercinta Kubelum mandiri
Entah ke mana kupergi
Oh,Tuhan bagaimana nasibku kini Semoga kan ada yang peduli, Amin!

15. Makna kata lambang sandaran dalam puisi adalah yang ….
  1. Mempercayai dirinya
  2. Membesarkan hatinya
  3. Mengurusi kehidupannya
  4. Memerintah segalanya
  5. Memberi semangatnya

16. Maksud puisi tersebut adalah….
  1. Ketidak pedulian seseorang kepada orang lain
  2. Kehancuran hidup karena ulah diri sendiri
  3. Mengharap sesuatu yang tidak mungkin ada
  4. Mencari orang yang sangat disayang atau dicintai
  5. Tidak terwujudnya cita-cita seorang anak

17. Suasana dalam puisi adalah….
  1. Kecewa dan marah
  2. Sedih dan haru
  3. Takut dan bimbang
  4. Cemas dan khawatir
  5. Lemah dan lelah
Cermatilah cuplikan cerita berikut untuk nomor 18 s.d. 19.
Penyair lalu bangkit, terus berjalan menuju ke pintu. Ia berhenti di ambang, dan bersandar sambil memasukkan kedua tangan ke dalam saku celana.
Penyair : Mengapa Saudari menjadi merasa sendat oleh tingkah laku bapak-bapak itu? Perempuan : Bagaimana akan tidak? Sekarang ini sekaligus aku harus menjadi pelayan dan tukang masak mereka. Sekaligus harus memberi mereka jaminan makan. Satu hal yang belum pernah kualami selama aku membuka losmen. Coba pikir. Mereka bukannya berterima kasih, tapi malah selalu menggerutu. Istimewa bapak pemimpin itu, gerutunya memberi makan ”orang besar” kok seperti memberi makan kepada tawanan. Sedang tuan pedagang itu, kalau makan selalu minta tambah nasi. Jatah untuk tiga orang dihabiskannya begitu saja. Ditambah lagi, sekarang persediaan beras dan lauk sudah hampir habis. Dalam keadaan begini, dimana bisa diperoleh beras. Masih ditambah lagi mereka bertingkah terlalu kurang ajar. Terlalu ....
Domba-domba Revolusi, Soelarto

18. Masalah yang diungkapkan dalam penggalan drama tersebut adalah ....
  1. Penyair merasa prihatin terhadap masalah yang dihadapi pemilik losmen.
  2. Perempuan pemilik losmen merasa repot menghadapi tingkah laku bapak-bapak.
  3. Bapak-bapak itu berlaku semena-mena terhadap perempuan pemilik losmen.
  4. Bapak-bapak pengunjung losmen minta diperlakukan istimewa.
  5. Persediaan beras dan lauk-pauk bagi bapak-bapak pengunjung losmen sudah habis.

19. Amanat yang terdapat pada penggalan drama tersebut adalah ....
  1. Waspadalah terhadap orang-orang yang belum kita kenal.
  2. Janganlah suka mencampuri urusan orang lain.
  3. Janganlah merendahkan kaum perempuan.
  4. Bersabarlah dalam menghadapi masalah.
  5. Janganlah mudah berputus asa.
Cermatilah cuplikan cerita berikut untuk nomor 20!
Jadi waktu itu aku pergi ke Singapura untuk yang kedua kalinya. Yang pertama waktu aku masih TK dan yang kedua aku kelas 4 SRasanya bahagia sekali bisa ke luar negeri bersama keluarga walaupun tanpa mama tapi perjalananku ke sana menyenangkan. Waktu itu kan ada libur 4 hari, nah ayahku mengajak aku pergi ke Singapura. Kami berangkat jam 10.00 dari rumah, sampai di bandara jam 10.15. Setelah itu kami langsung cek in. Jam 12.00 kita berangkat, sampai bandara lagi jam 13.00. ….

20. Kalimat yang menggambarkan peristiwa untuk melengkapi teks naratif tersebut adalah ....
  1. Setelah urusan di bandara selesai kami langsung ke hotel.
  2. Kami langsung pergi ke supermarket untuk membeli perlengkapan mandi.
  3. Kami meminta kunci kamar hotel dan segera beristirahat.
  4. Ayah mengajak aku berkeliling kota Singapura.
  5. Aku senang menikmati keindahan alam kota Singapura.

21. Amati puisi berikut. DIRIMU
Menatap matanya yang begitu indah…..
Membuat diriku tak jemu melihatnya…..
Mendengar suaranya yang begitu
syahdu…..
Membuat diriku ingin selalu mendengar suaranya di setiap waktu……
Di dekatnya aku merasakan ketenangan ……
Bersamanya aku merasakan kebahagian….. Sungguh sempurna dirimu dimataku…..
Karena darimu ku dapatkan
kebahagiaan….
Yang tak ada akhirnya…….
karya:Upit.indrayani
Dari puisi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa puisi diatas beraliran……
  1. Naturalisme
  2. Mististisme
  3. Idealisme
  4. Romantisme
  5. Surealisme

22. Apa pengertian dari Aliran Romantisme…..
  1. Puisi yang indah(tentang cinta)
  2. Kenyataan yang sebenarnya terjadi
  3. Menceritakan kebaikan dan keburukan
  4. Pantastik khayalan yang tinggi
  5. Cerita yang tokohnya bukan manusia

23. Puisi di atas menggunakan majas…..
  1. Hiperbola
  2. Metapora
  3. Sinekdok
  4. ironi
  5. Personifikasi

24. Puisi“Karangan Bunga”adalah puisi karya……
  1. A.Taufik Ismail
  2. WS.Rendra
  3. Chairil Anwar
  4. Amir Hamzah
  5. N.H.Dini

25. Siapakah tokoh-tokoh sastrawan pada angkatan’45
  1. Nugroho Notosusanto
  2. Idrus
  3. Taufik Ismail
  4. Nh.Dini
  5. WS.Rendra

26. Apa yang di maksud dengan Aliran Mististisme…..
  1. Aliran yang mengungkapkan yang indah-indah(percintaan)
  2. Aliran yang berkhayal tinggi
  3. Aliran yang bersangkutan dengan ketuhanan/kepercayaan (Religion)
  4. Aliran yang menceritakan kenyataan yang sebenarnya
  5. Aliran yang tokoh ceritanya bukan manusia
Perhatikan Puisi berikut!
DO’A
Dalam termangu…..
Aku masih menyebut namamu……
Biar susah sungguh …….
Mengingat kau penuh seluruh…
Cahya-Mu panas suci…
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi……..
Tuhanku…
Aku hilang bentuk…… Remuk…
Tuhanku……..
Dipintu-Mu aku mengetu…… Aku tidak bisa berpaling……

27. Puisi diatas beraliran…..
  1. Romantisme
  2. Surealisme
  3. Mististisme
  4. Idealisme
  5. Naturalisme

28. Jelaskan majas apa yang di gunakan oleh puisi diatas……..
  1. Personifikasi
  2. Ironi
  3. Hiperbola
  4. Sinekdok
  5. Metapora

29. Berbicara sendiri dalam sastra indonesia disebut……
  1. Epilog
  2. Dialog
  3. Polog
  4. Monolog
  5. A dan C benar

30. Kata penutup/mencantumkan dan mengihtisarkan nilai-nilai dalam sastra indonesia disebut………
  1. Epilog
  2. Monolog
  3. Polog
  4. Dialog
  5. C danB benar

Posting Komentar

© Contoh Aplikasi. All rights reserved. Premium By FC Themes