Praktek Operator MySQL pada phpmyadmin

Cara penggunaan Operator MySQL Beserta Contoh, perintah sql menampilkan data tertentu, simbol dalam sql, menghasilkan query, aplikasi database mysql
Praktek Operator MySQL pada phpmyadmin

Operator SQL pada MySQL

Operator tidak hanya ada pada suatu bahasa pemrograman, hal ini berlaku juga pada perintah SQL atau pada DBMS pada umumnya seperti MySQL, Postgreesql, Microsoft Access, SQLite dan lainnya.cara penggunaanya pun tidak berbeda dengan yang ada pada bahasa pemrograman seperti pada Java,php,C++ dll, sehingga penggunaan Operator pada suatu database kemudian diolah dengan suatu bahasa pemrograman akan menjadi suatu solusi permasalahan ketika seorang programmer membangun sebuah aplikasi, juga akan sangat bermanfaat jika anda bekerja sebagai database administrator (DBA). 

Cara menggunakan Alias (AS)

Alias digunakan untuk mengganti nama tabel menjadi nama samaran, alias sangat berguna ketika ada sebuah tabel dengan nama panjang atau susah diingat, dengan adanya alias kita dapat mengubah nya dengan nama samaran yang lebih pendek dan mudah diingat.

Selain digunakan untuk mengubah nama tabel samaran alias juga dapat digunakan untuk mengubah nama kolom samaran sehingga saat perintah SQL dijalankan  nama kolom yang tampil sesuai dengan nama alias yang kita buat. 

Menggunakan Alias Untuk Tabel

Alias biasanya digunakan pada perintah SELECT, UPDATE dan DELETE, berikut adalah contoh penulisan alias pada perintah SELECT:

SELECT nm_singkat.namakolom1,nm_singkat .namakolom2 . . . FROM namatabelterlalupanjang AS nm_singkat

Selanjutnya contoh alias pada perintah UPDATE Sebagai berikut :

UPDATE namatabelterlalupanjang AS nm_singkat set nm_singkat.kolom1='data baru' where nm_singkat.id=1

Contoh penulisan alias saat delete data :

DELETE from namatabelterlalupanjang AS nm_singkat where nm_singkat.id=1

Menggunakan Alias Untuk Kolom

Selain untuk nama tabel, ada juga alias yang digunakan untuk menampilkan nama kolom. Salah satu kegunaan alias kolom ini adalah untuk merubah sementara nama kolom agar lebih sesuai dengan yang kita maksudkan ketika di tampilkan. Sama seperti alias untuk nama tabel, alias pada nama kolom juga merupakan perintah tambahan dari query inti seperti SELECT.

Format dasar penulisan alias kolom:

SELECT namakolom1 AS namaalias, namakolom2 AS namaalias, namakolom3 AS namaalias FROM namatabel;

AND dan OR

Pada artikel sebelumnya telah di jelaskan tentang penggunaan SELECT yaitu untuk menampilkan data. Penggunaan SELECT tidak bisa berdiri harus ada inisialisasi lainnya seperti 

SELECT . . . FROM. 

Telah di jelaskan juga penggunaan syarat ketika menampilkan data yaitu dengan 

SELECT . . . FROM . . . WHERE 

tapi pada artikel sebelumnya masih terbatas pada satu syarat atau kondisi (Baca : Perintah Dasar SQL). Pada bahasan kali ini akan di jelaskan penggunaan WHERE dengan lebih dari satu syarat, dengan menambakan operator logika AND dan OR.

Logika AND

Logika AND digunakan untuk menspesifikasikan syarat yang di ajukan untuk di penuhi. Jadi ketika kita menambahkan logika AND ke dalam syarat yang kita ajukan, maka akan di tampilkan data yang memenuhi semua syarat yang diberikan. Karenan semua syarat yang diberikan tersebut saling terkait.

SELECT * FROM namatabel WHERE syarat1 AND syarat2 AND syarat3 . . . ;

Logika OR

logika OR digunakan untuk memberikan pilihan syarat untuk di penuhi. Jadi ketika kita menambahkan logika OR maka data yang akan di tampilkan adalah data yang memenuhi semua syarat atau satu persatu syarat.

SELECT * FROM namatabel WHERE syarat1 OR syarat2 OR syarat3 . . . ;

BETWEEN

Sama dengan AND dan OR, BETWEEN juga salah satu operasi perbandingan pada perintah SELECT. BETWEEN ini digunakan untuk menentukan lebar dari data yang akan di tampilkan. Dimulai dati data terendah yang akan di tampilkan sampai data yang paling tinggi untuk di tampilkan. Pada operator between terdapat beberapa operasi pembanding yang digunakan, berikut beberapa operasi pembanding yang bisa di gunakan

Logika operator BETWEEN sebagai berikut :
Untuk menampilkan data diantara operator BETWEEN menggunakan query sebagai berikut :
SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_kolom BETWEEN ‘nilai_awal’ AND ‘nilai_akhir’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_kolom ‘nilai_awal’>= AND <=‘nilai_akhir’;
Untuk menampilkan data diantara di luar operator BETWEEN menggunakan query sebagai berikut :
SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_kolom NOT BETWEEN ‘nilai_awal’ AND ‘nilai_akhir’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_kolom ‘nilai_awal’>= OR <=‘nilai_akhir’;

IN dan NOT IN

Cara Menggunakan IN pada MySQL

Operator IN juga merupakan salah satu operator yang bisa di gunakan pada perintah SELECT. Operator IN ini berguna melakukan pencocokan dengan salah satu yang ada pada suatu daftar nilai. Berikut Struktur yang digunakan
SELECT * FROM namatabel WHERE namakolom IN (katakunci1, katakunci2, katakunci13, katakunci14);

Cara Menggunakan Not IN pada MySQL

LIKE

MySQL menyediakan struktur SELECT . . . LIKE untuk pencarian sebuah data dengan diwakili karakter tertentu. Berikut macam macam operator LIKE yng bisa digunakan

‘S%’ : Cocok dengan kata yang diawali dengan S, dan diikuti dengan karakter apa saja, contoh: ‘S’, ‘Sa’, ‘Si’, ‘Saaaaaa’, ‘Susi’, dan ‘Sabrina Sari’.
‘S_’: Cocok dengan kata yang diawali dengan S, dan diikuti dengan satu karakter apa saja, contoh: ‘Si’, ‘Sa’, ‘Su’, ‘Se’, dan ‘St’.
‘A__i’: Cocok dengan kata yang diawali dengan ‘A’, diikuti oleh 2 karakter bebas, namun diakhiri dengan i, contoh: ‘Andi’, ‘ardi’, ‘aaai’.
‘%e’: Cocok dengan seluruh kata dengan panjang berapapun yang diakhiri dengan huruf ‘e’, contoh: ‘Kece’, ‘Kue’, dan ‘mie’.
‘%dia%’: Cocok dengan seluruh kata yang mengandung kata ‘dia’, contoh: ‘media’, ‘kemudian’, ‘dia’, dan  ‘diaaaa’.

Berikut struktur query dasar untuk pencarian data menggunakan LIKE :

SELECT * FROM namatabel WHERE namakolom LIKE ‘operator’;

REGEXP (Regular Expression)

Regular Expression atau REGEXP adalah kumpulan huruf atau karakter yang digunakan untuk pencocokan pola (pattern matching). Pola disini contohnya ‘pola untuk kata yang diawali dengan huruf a dan diakhiri dengan huruf j’, atau yang sedikit rumit seperti ‘pola untuk kata yang diawali huruf a,b, c dengan panjang maksimal 5 huruf, mengandung minimal sebuah angka’. Cakupan REGEXP cukup luas, masih banyak sekali operator REGEXP yang bisa digunakan. Berikut ini sedikit operator REGEXP yang sering digunakan. : tanda titik dalam RegExp berarti sebuah karakter apa saja

[ … ]: tanda kurung siku ini berarti kumpulan karakter. Misalkan [abc] akan cocok dengan ‘a’, ‘b’, atau ‘c’. kita bisa juga menggunakan jangkauan (range), contohnya [a-z] akan cocok dengan seluruh huruf, [0-9] akan cocok dengan seluruh angka.
*: tanda bintang ini akan cocok dengan 0 atau lebih karakter sebelumnya. Misalkan ‘a*’ berarti akan cocok dengan seluruh kata yang mengandung 0 atau lebih a.
^: tanda pangkat atau topi ini menandakan berada di awal kata.
$: tanda dollar ini berarti bahwa pola berada di akhir kata.
Mari kita contohkan penggunakan pola RegExp:
‘ab*’: Pola ini berarti akan cocok dengan seluruh kata yang mengandung a dan diikuti oleh b atau tidak sama sekali. Contohnya: ‘a’, ‘ab’, ‘abbbbbb’, dan juga ‘kebab’, karena untuk RegExp, kita harus menyatakan dimana karakter itu muncul.
‘^ab*’: Pola ini sama artinya dengan ‘ab*’ seperti diatas, namun tanda ^ menyatakan bahwa pola ini harus berada di awal kata, sehingga ‘kebab’ tidak akan cocok.
‘^s..i$’: Pola ini akan cocok dengan seluruh kata yang diawali dengan s, dan diakhiri dengan i, terdiri dari 4 huruf. Contohnya: susi, sapi, dan siti.
Berikut struktur query dasar untuk pencarian data menggunakan REGEXP :
SELECT * FROM namatabel WHERE namakolom REGEXP ‘keywordREGEXP’ ;

DISTINCT

Query DISTINCT digunakan untuk memanipulasi tampilan hasil dari tabel. Denagn menggunakan query DISTINCT duplikasi akan dihapus untuk ditampilkan datanya, ini bukan tabel asli dari MySQL. adi DISTINCT ini digunakan untuk menampilkan data tunggal yang tidak ada duplikasinya. Query dasar yang digunakan adalah
SELECT DISTINCT namakolom FROM namatabel ;

LIMIT

LIMIT digunakan untuk membatasi data yang ingin di tampilkan. Berikut Query dasar yang bisa digunakan

SELECT * FROM namatabel LIMIT jumlahbaris;

UNION, INTERSECT, EXCEPT

Perintah UNION dalam MySQL di gunakan untuk menggabungkan/mengkombinasikan isi dari dua tabel menjadi satu. Sama seperti artinya INTERSECT ini di gunakan untuk mencari irisan pada dua atau lebih tabel. Kemudian perintah yang terakhir yaitu EXCEPT, EXCEPT ini di vgunakan untuk memunculkan isi tabel yang berada di luar irisan tabel. Berikut query dasar yang bisa di gunakan untuk menggunakan perintah tersebut.

Cara Menggunakan UNION

SELECT * FROM namatabel1 UNION SELECT * FROM namatabel2 ;

Cara Menggunakan INTERSECT

SELECT * FROM namatabel1 WHERE syarat1 IN (SELECT * FROM namatabel2) ;

Cara Menggunakan EXCEPT

SELECT * FROM namatabel1 WHERE syarat1 NOT IN (SELECT * FROM namatabel2) ;

Praktek Penggunaan Operator pada MySQL

untuk melakukan praktek penggunaan operator kita akan membuat sebuah database baru dengan nama db_wisuda dan pembuatan tabel baru dengan nama mahasiswa, berikut adalah script untuk membuat tabel mahasiswa pada studi kasus ini :
CREATE TABLE mahasiswa (
  nim int(6) unsigned NOT NULL,
  nama varchar(200) DEFAULT NULL,
  ipk float(10),
  masa_studi int(6) DEFAULT NULL,
  predikat varchar(200) DEFAULT NULL,
  PRIMARY KEY (nim)
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;

selanjutnya tambahkan beberapa data dengan menggunakan perinta insert seperti coding berikut :
INSERT INTO mahasiswa(nim, nama, ipk, masa_studi, predikat) VALUES (3204001,'dani',3.6,4,'CUMLAUDE');
INSERT INTO mahasiswa(nim, nama, ipk, masa_studi, predikat) VALUES (3204002,'dini',3.4,5,'SANGAT MEMUASKAN');
INSERT INTO mahasiswa(nim, nama, ipk, masa_studi, predikat) VALUES (3204003,'doni',3.7,4,'CUMLAUDE');
INSERT INTO mahasiswa(nim, nama, ipk, masa_studi, predikat) VALUES (3204004,'dina',2.75,4,'MEMUASKAN');
INSERT INTO mahasiswa(nim, nama, ipk, masa_studi, predikat) VALUES (3204005,'dana',3.1,3,'SANGAT MEMUASKAN');
INSERT INTO mahasiswa(nim, nama, ipk, masa_studi, predikat) VALUES (3204006,'dira',3.5,5,'SANGAT MEMUASKAN');

Praktek Cara Menggunakan Alias (AS)

Praktek Penggunaan Alias (AS) pada Tabel

masukan perintah berikut :
Praktek Operator MySQL pada phpmyadmin

Praktek Penggunaan Alias (AS) pada Kolom

masukan perintah seperti berikut :

Praktek Penggunaan Alias (AS) pada Kolom





Posting Komentar

© Contoh Aplikasi. All rights reserved. Premium By FC Themes