Skip to main content

HP Mi 9 Spec tahun 2020

Ini dia Redmi 9. Meskipun tidak pakai embel-embel 'Note' , ternyata Redmi 9 ini mengusung layar yang sebesar "kakaknya" ,yaitu sama-sama mempunyai ukuran layar 6.53".Ya, dengan ukuran layar sebesar ini, jelas berpengaruh pada dimensi bodinya yang sekarang menjadi lebih lebar , tapi masih cukup enak untuk dipegang. mengingat permukaan bodi belakangnya 

memakai permukaan doff dan memiliki tekstur ala Redmi 8A dan juga Redmi 8A Pro , sehingga tidak licin dan tidak mudah membekas sidik jari.Secara built quality, smartphone ini masih cukup kokoh dan juga solid , meskipun secara material masih terbuat dari plastik polikarbonat.
Tidak cuma bodi belakangnya saja yang solid disini , sisi depan atau layarnya ini juga sudah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass, tepatnya generasi ke-3.By the way, Redmi 9 yang saya pakai ini memiliki varian warna Sunset Purple , 

di mana warnanya cukup gonjreng dan colorful ya.Tapi, kalau kamu lebih suka warna yang calm , kamu bisa pilih 2 varian warna lainnya ,yaitu Ocean Green dan Carbon Grey.

Jadi, Redmi 9 ini bisa dibilang Smartphone Redmi bukan Note pertama yang memakai layar Full HD atau 1080p.Untuk panelnya sendiri masih IPS LCD yang reproduksi warnanya terbilang cukup bagus , tidak terlalu gonjreng tapi tidak terlalu pucat juga.
Warnanya ini juga masih bisa dirubah-rubah di Pengaturan.Ditambah lagi, smartphone ini juga sudah dibekali dengan sertifikasi Widevine L1 , jadi, bisa dibilang kalau Redmi 9 ini sudah 'Netflix Ready' , di mana artinya kamu bisa menonton film atau serial streaming favorit di Netflix dengan resolusi yang full alias tidak kena compress.

Untuk sekarang ini, Redmi 9 masih pakai MIUI 11 ,dan kabarnya akan mendapatkan update ke MIUI 12 sekitar bulan Agustus nanti bersama dengan smartphone Xiaomi yang lain.Secara versi, Android-nya memang sudah Android 10 .

tapi di sini saya tidak bisa membedakan dengan smartphone Xiaomi yang lain yang sama-sama memakai MIUI 11, sementara Android-nya mungkin lebih jadul ,semisal Android Oreo atau Android Pie.

Ya karena memang MIUI 11 ini mengusung fitur-fitur yang cukup kekinian ya, seperti misal adanya fitur Dark Mode dan juga bisa memakai navigasi full gesture.

Untuk sensor biometrik-nya, Redmi 9 bisa di-unlock melalui sidik jari atau setor wajah , di mana keduanya sama-sama cepat.

Untuk face unlock-nya itu sendiri. smartphone ini tidak akan bisa terbuka kalau mata kita posisinya sedang tertutup atau tidur , jadi, ini relatif lebih aman ya.Fitur LED notifikasi sayangnya tidak ada di smartphone ini.

Memang ya, smartphone keluaran terbaru rata-rata juga tak punya fitur ini Tapi tenang saja, Redmi 9 ini masih dibekali dengan fitur IR Blaster atau Mi Remote yang bisa menjadikan smartphone ini sebagai remote controll untuk perangkat elektronik di rumah kamu.
jadi, bagi kamu yang sering tidak menemukan remote TV atau AC , smartphone ini sangatlah bisa untuk diandalkan.
Fitur NFC, nah ini dia yang sering ditanyakan tentang Redmi 9.Jadi, Redmi 9 yang masuk resmi di sini tidak dibekali fitur NFC , alasannya lebih ke biaya produksi sih , mengingat Xiaomi Indonesia ingin Redmi 9 ini dijual dengan harga di bawah Rp 2 juta.

Jadi, memang mereka lebih mengejar ke 'harga murah' ya , dengan spesifikasi yang cukup mewah, meskipun yang harus dikorbankan itu adalah fitur NFC.

Lagipula kalau melihat Redmi 9 yang dijual di luar sana , yang ada fitur NFC-nya itu rata-rata dibanderol lebih mahal dibandingkan Redmi 9 yang masuk resmi di sini. 
daripada pusing memikirkan absennya fitur NFC , di sini saya justru lebih excited dengan performa Redmi 9 yang sekarang lebih kencang.Ya, sekarang memang sudah tidak pakai chipset buatannya Qualcomm.

Tapi, tidak tanggung-tanggung upgrade-nya , langsung ke Helio G80 , chipset buatan MediaTek yang memang fokus pada performa , khususnya untuk kebutuhan gaming di kelas entry-level. 

kalau dibandingkan dengan chipset-nya Qualcomm , Helio G80 ini kurang lebih setara dengan Qualcomm Snapdragon 710 ,karena Core-nya yang untuk performa maksimal itu sama-sama berbasis Cortex A75.Performanya untuk kebutuhan sehari-hari juga sangat kencang.Buka-tutup aplikasi cepat, pindah-pindah antar aplikasi juga enak dan sangat smooth.Ya, smooth-nya performa di sini juga tidak lepas dari peran software MIUI 11 yang semakin ringan dan performa RAM yang sudah LPDDR4X.

Tapi terkadang MIUI ini cukup "galak" pada aplikasi yang boros daya, semisal aplikasi Benchmark atau aplikasi yang untuk mengukur progress baterai.
Jadi, saran saya sebaiknya langsung di-lock saja dari recent apps ,supaya tidak berkali-kali "ditendang" oleh sistem.

Jadi, seberapa "sakti" sih Helio G80 ini untuk dipakai main game di smartphone bujet?Di sini saya coba tes bermain game PUBG Mobile yang bisa main dengan setting grafis HD dan frame rate di High.
Tapi, untuk pengalaman game yang lebih smooth , bisa pakai setting frame rate di Ultra.Dengan harga serupa, sepertinya belum banyak smartphone bujet yang bisa memainkan PUBG Mobile senyaman dan se-smooth ini.

Tapi ini cukup menarik sih, dibandingkan saat main game PUBG Mobile di Redmi Note 9 yang agak patah-patah pada setting Smooth-Ultra.
di Redmi 9 ini malah sangat lancar secara, Helio G80 ini tidak terlalu baru juga rilisnya , masih 1 angkatan dengan Helio G70 , jadi mungkin memang sudah optimal pada beberapa game HD.Main dengan control Gyroscope juga sangat bisa , tapi sayangnya tidak begitu smooth ,masih terasa ada delay sepersekian detik.

Untuk game CoD Mobile, masih dibatasi pada setting grafis Medium ,tapi grafisnya ini masih "cakep" dan performanya juga terasa lebih ringan daripada saat main PUBG Mobile.

"Penyakit" touch delay yang biasanya ada di smartphone bujet juga tidak saya temukan pada Redmi 9 ini.Layarnya cukup responsif untuk kontrol game.Sangat terasa saat dipakai bermain game shooter yang mengutamakan kecepatan seperti ini.

Balapan liar di Asphalt 9 Legends juga sangat aman grafisnya , yaa meski tidak dapat setting grafis maksimal , terutama pada tekstur mobilnya yang tidak begitu detail , setidaknya game ini masih bisa jalan cukup stabil.

Visual effect yang keluar juga maksimal tanpa membuat drop performanya, termasuk menampilkan beberapa partikel seperti air, debu, api, yang membuat lingkungan game menjadi kelihatan lebih nyata.

hal yang menarik, Helio G80 ini ternyata juga bisa mengangkat main game multiplayer lintas platform semacam Fortnite , tapi ya cuma sekadar bisa install dan membuka game ya.

untuk pengalaman gaming-nya sih memang terasa kurang "greget" karena cuma dapat setting grafis rata kiri alias Low , dan cuma bisa sampai 20fps , yang sangat terasa patah-patahnya.Pada sektor kamera.

Redmi 9 ini seperti tidak mau kalah dengan "kakak-kakaknya" yang sudah memakai 4 kamera , ya, meskipun di sini kamera utamanya tidak bisa sampai resolusi 48MP atau bahkan 64MP, tapi setidaknya 
ada tambahan kamera Ultra-Wide dan juga kamera Macro yang sebelumnya tidak ada.Untuk hasilnya di outdoor siang hari, performa kamera 13MP ini sudah lumayan oke ya, meskipun tidak bisa dibilang 'bagus sekali' untuk ukuran smartphone bujet.

Warnanya yang lebih ke natural sudah cukup oke untuk langsung di-share ke media sosial tanpa perlu di-edit lagi.Tapi, memang sih, performa HDR di kamera utama ini kurang "menendang" .

malah lebih bagus hasilnya kalau pakai kamera Ultra-Wide Angle 5MP.Hasil foto Ultra-Wide ini juga cukup aman dari distorsi atau lengkungan , hal ini karena sudah diatur secara otomatis dari software kameranya.
Sayangnya untuk foto-foto di lowlight atau pada malam hari , hasilnya 'B' saja sih.Bukaan lensanya yang cuma di f/2.2 juga membuat kameranya tidak bisa memberi performa maksimal di kondisi gelap-gelapan.

Ditambah lagi tidak adanya Mode Malam untuk membantu foto-foto di lowlight supaya lebih kelihatan terang dan juga tajam.Oke, sekarang saya sedang tes kamera video dari Redmi 9 yang bisa merekam video dengan resolusi maksimal Full HD di 30fps.

Ya, hanya sebatas di Full HD saja, tidak bisa 4K , karena memang Helio G80 tidak support.Jika dilihat-lihat dari videonya ini, hasilnya masih kelihatan kurang stabil ya , karena memang kamera video ini tidak dibekali fitur stabilizer atau fitur EIS jadi ya harap maklum kalau hasil videonya masih goyang-goyang.
Kapasitas baterai yang besar biasanya menjadi jualan utama dari smartphone Rp 1 jutaan. itu juga menjadi 'senjatanya' Redmi 9, supaya bisa tahan seharian.Ya, total kapasitas baterai-nya ini 5020 mAh. Kapasitas yang sama seperti di Redmi Note 9 serta Redmi Note 9 Pro.

Seperti biasa, saya menguji daya tahan baterai smartphone ini dengan beberapa aktivitas yang biasanya saya lakukan setiap hari , mulai dari yang ringan-ringan seperti melihat-lihat timeline sosial media , browsing berita, streaming YouTube atau Netflix, merekam foto atau video , sampai aktivitas yang berat-berat seperti main game online yang cukup menguras daya dan juga kuota.

dari beberapa aktivitas yang cukup intens tadi , saya bisa menyimpulkan kalau baterai Redmi 9 ini masih bisa digeber nyaris seharian penuh atau sekitar 22 jam dengan Screen On Time lebih dari 8 jam.

Untuk isi ulang daya, Redmi 9 ini cuma dibekali charger standar 10W.Ya, tidak bisa dibilang cepat juga sih untuk proses charging-nya. dari 10% sampai 50%, itu butuh waktu sekitar 57 menit.

Pengisian daya selama kurang lebih 2 jam , baterai-nya sudah terisi pada angka 90%.Baterai ini baru benar-benar penuh, setelah pengisian daya kurang lebih 2 jam 46 menit.Tapi secara hardware, sebenarnya smartphone ini sudah support fast charging di 18W.

Saat saya coba tes dengan charger 18W, memang, proses pengisian dayanya jadi lebih kencang, meski tidak terlalu signifikan juga sih bedanya.Dari 10% sampai 100%, butuh waktu sekitar 2 jam 27 menit.

Oke, jadi kesimpulannya Redmi 9 ini lebih cocok untuk siapa ya? kalau kamu mencari smartphone bujet yang kameranya itu lebih bisa perform di berbagai kondisi cahaya , khususnya di kondisi lowlight, mungkin Redmi 9 ini bukanlah yang terbaik di kelasnya.Sesama smartphone bujet, mungkin Realme C3 atau C11 lebih menarik , karena punya Mode Malam atau Nightscape ,
meskipun keduanya tidak memiliki kamera Ultra-Wide seperti di Redmi 9 ini.Selain itu, sepertinya Redmi 9 ini cocok-cocok saja sih untuk kalian yang mencari smartphone bujet yang maksimal Rp 2 juta dan enak untuk dipakai banyak aktivitas , dipakai untuk menonton film jelas enak , mengingat layarnya besar, resolusinya tajam dan sudah support Widevine L1.Dipakai untuk main game HD kekinian juga sangat mumpuni performanya berkat Helio G80 yang mana bisa menghasilkan 
performa yang cukup smooth dan juga stabil untuk ukuran smartphone bujet.Kamera, meskipun bukan yang terbaik di kelasnya , tapi setidaknya bisa mengambil foto dengan banyak angle lewat kamera Ultra-Wide dan juga kamera Macro.

Semuanya itu dibungkus dengan baterai bongsor 5020 mAh yang bisa digeber seharian penuh tanpa harus berkali-kali mencari colokan apalagi menenteng-nenteng powerbank.Oke, segitu saja dulu video review Redmi 9.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar